Cryptosporangium cibodasense sp. nov.

16/05/2017

Cryptosporangium cibodasense diisolasi dari sampel serasah daun di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat. Selnya bersifat aerobik, Gram positif, tumbuh dengan baik pada media ISP 4, ISP 5, dan media NBRC 231 dengan suhu berkisar 15-28oC tanpa menghasilkan pigmen yang larut air. Aktinobakteri ini tidak membentuk miselium aerial dan miselium substratnya bercabang. Miselium subtratnya berwarna putih pada media ISP 4 dan ISP 5, sedangkan pada media NBRC 231 warnanya menjadi jingga. Inkubasi selama 14 hari pada media HV mampu menginduksi terbentuknya sporangium berbentuk bulat atau tidak beraturan. Sporangium tersebut berukuran 3-8 µm dan menghasilkan spora yang motil. C. cibodasense mampu mengasimilasi D-adonitol, D-galaktosa, metil-α-D-manopiranosida, N-asetilglukosamin, amygdalin, eskulin, melezitosa, rafinosa, D-lixosa, L-arabitol, glukonat, dan 2-ketoglukonat, serta memberikan reaksi positif terhadap uji esterase (C4), fosfatase asam, α-glukosidase, β-glukosidase, β-galaktosidase, dan katalase. Meskipun demikian, aktinobakteri ini tidak mampu menghasilkan H2S dan indol, tidak mampu menghidrolisis gelatin, dan tidak mampu mereduksi nitrat. Kandungan GC dalam DNA genom strain tipenya sebesar 72,7 mol%.

Potensi: sebagai sumber metabolit sekunder untuk antimikrob.

 

Arif Nurkanto, Puspita Lisdiyanti, Moriyuki Hamada, Shanti Ratnakomala, Chiyo Shibata, Tomohiko Tamura. 2015. Cryptosporangium cibodasense sp. nov., Isolated from Leaf Litter in Indonesia. International Journal of Systematic and Evolutionary Microbiology, 65: 4632–4637.

  Back